31 Juli 2009
The One With a Facebook Stalker
Your Facebook Stalker (Baby, Please!)
Lyrics by A. Handisurya
I'm logging in, trying to see
if there's new notification today
(lots, but none from you)
Where the hell have you been?
Are you cruising to that tropical island again?
Like what I saw on those "Photos of" you
I'm about to have a breakdown here
So, please, please, please
update your status now
tag more of your picture
Babe, please, please, please
cause I can't help myself now
I'm just your Facebook stalker
There's nothing new on your wall
Not even a single quiz result
(or any recent activities!)
What are you up to now?
Are you moving to another site again?
Like the one with those birds and whale
I'm about to have a breakdown here
Oh, please, please, please
update your status now
tag more of your picture
Babe, please, please, please
cause I can't help myself now
I'm just your Facebook stalker
I know this is just unreal
but the truth is
I won't even stand a chance
to be with you, you're just too
good to be true
So that's why I'm begging you
Oh, please, please, please
update your status now
tag more of your picture
Babe, please, please, please
cause I can't help myself now
I'm just your Facebook stalker
So, please, please, please
update your status now
tag more of your picture
Babe, please, please, please
cause I can't help myself now
I'm just your Facebook stalker
(Cause that's the only way for me to know you)
31/07/09
in front of my computer
stalking? just guess
"Your Facebook Stalker (Baby Please)" is the latest (almost-possibly) hit song for this year! If only it had a melody. :p Berharap ada orang kurang kerjaan yang mau membuatkan melodi untuk lirik ini. Hahaha.
Anyway, just admit that the song is somehow related to you. We are all just a bunch of psycho stalkers, aren't we? *winks*
29 Juli 2009
The One With Before and After Pictures
Anda merasa kelebihan berat badan? Bokong anda sudah tidak seseksi dulu? Pipi anda kini sebesar bokong anda dulu? Orang tidak bisa membedakan yang mana wajah anda?
TENANG.
Kami punya jawabannya! Sebuah produk dari Ge-Er TV yang pastinya dapat membantu kamu menghilangkan segala problema kamu. Dijamin ALAMI dan MURNI jamu racikan Maknya si Erot. Tidak pakai susuk! Tidak pakai jin! Dijamin bisa menurunkan 15 kg dalam 1 x pemakaian!
Mau bukti?
SEBELUM PEMAKAIAN

SESUDAH PEMAKAIAN

HATI-HATI efek samping pemakaian: menambah kegantengan (sebagaimana terlihat dari foto di atas). Segera hubungan layanan garispanas (baca: hotline) kami untuk informasi lebih lanjut. Kami juga menyediakan obat terlambat datang bulan dan panci kredit.
Moral Cerita Ini: Jangan pernah percaya iklan penurun berat badan (yang biasanya terletak di sebelah gambar mbak-mbak erotis menawarkan nomor telepon).
27 Juli 2009
The One With Beer and Cigarrete

I've finally tasted beer and cigarrete.
Satu lagi poin yang bisa gue tambahkan dalam kegoblokan masa muda gue nanti begitu cerita ke anak-cucu ("Cu, kakek dulu waktu mudanya gaul loh. Suka ngebir dan ngerokok. Kayak anak-anak gahwul lainnya jaman itu. Ditambah dengerin lagu-lagu METAL macam Kangen Band dan Wali. The best deh!").
Anyway, bir gak enak, dan rokok biasa aja. Apa serunya sih dua benda ini sampai ada yang ketagihan? I prefer martini/Pocky to beer/cigar deh. Hahaha.
But, SSST, biarkan ini menjadi rahasia kecil kita berdua saja. No need to tell my parents, kay? :p
P.S. Sebenarnya ada yang baca blog ini gak ya? Counternya terus bertambah, tapi rasanya sepi sekali di sini. -_-;;; It'd be so awesome if you guys could drop some messages here, just to lemme know somebody was here. Hehehe.
24 Juli 2009
The One With the Dragging to Papaya Hell
Entah mengapa gue jadi kecanduan pepaya selama di rumah. Weird, mengingat gue yakin dengan VIVIDLY kalau gue BENCI pepaya selama ini.
Ada apa ini?
Menurut gue gak ada yang eksotik dari tampilan si pepaya. Udah berlendir, bau, biji-biji hitam di tengahnya itu tidak membantu penampilannya sama sekali (!).

See?
Kalau kata Cincha Lowra, "Iyuuuuuuuuuh. GROOSSS!"
Tapi mungkin INI DIA PENYEBABNYA. Yeah, sudah pasti ini. You know, what?
...
Karma.
Yeah, benar. Itu dia. Seperti di film Drag Me to Hell, gue sudah diberikan kutukan karena sudah menghina pepaya selama ini. KUTUKAN DEWA PEPAYA. Gue akan mati kekenyangan pepaya (!).
AAAAAAAAARGH. Heeelp.
P.S. Gue tau gue terdengar sangat mainstream dengan mengucapkan ini, tapi... "follow me on Twitter" ya.
P.P.S. I'm so not getting "P.S. I Love You" the movie. I was expecting to cry like a baby after watching it.
P.P.P.S. And nothing really happened. Bleh.
23 Juli 2009
The One With the Self-Titled Local Food Critic of Jatinangor
Oke, jadi sebagaimana yang beberapa orang ketahui, sudah beberapa edisi terakhir ini gue freelancing di majalah kampus, Medicinus, untuk jadi food critic mereka. Yiiy. See, how cool is that to be called a freelancing food critic (baca: orang yang gak dibayar untuk melakukan tugasnya yet tetap dikejar-kejar pimred dengan death threat menjelang deadline)?
Dan, (sepertinya) semenjak insiden pre-publishing post yang gue lakukan dulu, Medicinus punya semacam unwritten policy untuk TIDAK mempublikasikan artikel sebelum edisi riilnya terbit. Well, bangga sekali rasanya bisa ikut berkontribusi dalam pengembangan sebuah redaksi. *digetok* Hehehe.
Anyway, udah beberapa minggu semenjak edisi terakhir terbit, (dan TIDAK ada policy yang meralang post-publishing kan? CMIIW), here it goes, my latest review. Enjoy. ;-)
KEDAI BABEH: GIMANE GITU YEE?
Oke, jadi tempat makan apa yang akan kita kunjungi hari ini? Well, ketika Ababil, sang pimred, kembalimemohon-mohon, er, menugaskan gue untuk menulis artikel kali ini, gue sempat sedikit bingung. Man, gak ada lagi yang seru di Jatinangor untuk di-review!
Ababil minta gue menulis tentang tempat makan langganan gue, tapi masa sih gue harus nulis tentang kikil dan telor goreng di warteg langganan gue itu? Gak banget kan. Semestinya kita me-review tentang orek tempe dan terong baladonya! Itu yang the best dari Tegal Jaya, kita semua tahu itu.
Ketika gue sudah semakin depresi dan hampir jeduk-jedukin kepala ke tembok, tiba-tiba seseorang memberitahukan gue mengenai satu tempat makan baru, agak terpencil dan terlupakan oleh gue: KEDAI BABEH di daerah Ciseke. Yeah, mungkin pemiliknya terinspirasi oleh Si Doel Anak Sekolahan ketika sedang mencari nama.
Oke, jangan terganggu dengan outlook tempat makan ini yang memang agak sedikit, er, kumuh dan jauh dari estetika. Terletak nyempil di antara warung-apa-sih-namanya dan tempat-makan-apa-gitu, Kedai Babeh terlingat sangat tidak menonjol. Gue aja gak tahu ini tempatnya kalau tidak membaca spanduk namanya dengan teliti. Tetapi, tentu saja, sebagaimana sebuah peribahasa yang selalu gue pegang teguh: “Sedia payung sebelum hujan”, gue pun memberanikan diri untuk masuk (mulai gerimis soalnya di luar).
Membaca menu masakannya, gue merasa cukup tertarik. Ada banyak ragam pilihan yang bisa kamu pilih dari sini, mulai dari seafood, sapi, sayur-mayur sampai nasi goreng. Gue pun memilih menu nasi putih, udang asam manis dan kangkung cah sebagai pelengkap lambung gue saat itu.
Bagaimana dengan minumannya? Sayang sekali, tidak seperti counterpart-nya, Kedai Indra, tempat ini tidak menyediakan variasi minuman yang bisa kamu pesan. Sebagai gantinya, gelas dan ceret air putih tersedia untuk kamu yang kehausan. Self-service, lhoo!
Ngomong-ngomong, sedikit saran buat kamu: pilih waktu untuk makan di sini karena tempat ini lumayan penuh di jam enam sampai delapan malam. Memang, tempat ini tidaklah seramai—untuk perbandingan kita pakai saja—Kedai Indra, tetapi karena kokinya hanya berdua, siap-siap saja untuk menunggu beberapa waktu.
Nah, setelah menunggu beberapa lama, akhirnya pesanan gue datang juga. Mari kita coba deskripsikan penampilannya. Kangkung cah gue nampak selayaknya sebuah... kangkung yang dicah.
...
Ya. Percayalah. Tidak ada deskripsi yang lebih akurat lagi selain itu.
Lain halnya dengan udang asam manis yang juga gue pesan. Dari awal, permainan warna dan baunya begitu menggoda. Warna keemasan kulitnya yang digoreng tepung dipadukan dengan saos asam manisnya yang kemerahan berhasil membuat nuansa orientalnya terasa.
Enough with the look. Bagaimana dengan rasanya? Mari kita coba satu per satu. Gue mengambil sesendok kangkung cah-nya dan perlahan-lahan mulai memasukkannya ke dalam mulut. Detik pertama kuahnya menyentuh lidah gue, sebuah sensasi pun terasa. TERNYATA, rasanya sungguh terasa seperti sebuah... kangkung cah biasa.
...
Oke, gue sudah mencoba untuk menuangkan segala kreatifitas yang ada di otak gue, tapi hanya itu kalimat yang terpikir.
Apa? Anda tidak terima? Mana sense of appreciation-nya terhadap kami para pelaku seni, eh? Kami juga punya hak untuk menyampaikan pendapat kami dong! Gue saja kalau menulis di blog gue (yang alamatnya di http://desperadroo.blogspot.com kalau ada yang penasaran) bebas menyuarakan pendapat! Masa di sini tidak? *dibunuh pimred dan CEO Medicinus karena promosi terselubung*
Anyway, udang asam manisnya benar-benar menarik. Dengan harga yang cukup murah, gue sudah bisa menikmati udang asam manis yang cukup wuenak. Saos asam manisnya yang segar meresap ke dalam kulit udangnya. Gigitan pertama gue terasa cukup renyah dan menyegarkan. Apalagi ditambah dengan topping acarnya. Benar-benar sebuah sensasi kuliner yang lumayan berbeda dibandingkan dengan restoran oriental-wanna-be lainnya di Jatinangor.
Overall, sebenarnya gue cukup puas dengan apa yang gue pesan kali ini. Hanya dengan Rp 15.000,00 gue mendapatkan nasi dan dua menu makanan yang porsinya lumayan banyak juga. Selain itu, tempat ini bisa jadi alternatif buat kamu yang mau coba-coba mengganti menu makan harian kamu karena banyaknya variasi yang ditawarkan.
Kekurangannya adalah tempatnya yang cenderung agak kurang oke dan juga beberapa menunya terasa, er, gimana gitu ya... Biasa aja. Yang berarti: gak jelek, tapi juga gak oke-oke amat, sih. Ya, biasa aja. Tapi lumayan kok!
Er, ribet amat, ya? Daripada bingung sendiri, mungkin lebih baik kalau kamu coba langsung aja makan di sini. Mungkin sekalian kamu bisa bertanya apakah pemiliknya penonton setia Si Doel? Eheheh. Anyway, gue memberikan nilai DUA SETENGAH dari LIMA BINTANG untuk Kedai Babeh. Have fun and happy eating, guys!
22 Juli 2009
The One With a Virgin
Terkadang nama menu makanan/minuman tertentu bisa membuat orang yang mendengar salah sangka.
TEMPAT KEJADIAN: Kafe-gratis-hotspot deket kosan.
Droo: (asik maen internet gratisan pake laptop)
Pramusaji Cantik: (datang mendekat dengan manis) "Sweet virgin"-nya, mas?
Droo: (terpaku sejenak, merasa khawatir dirinya telah tidak sengaja masuk ke salah satu kafe plus-plus yang menawarkan "anak perawan manis" sebagai salah satu menunya) EH. Apa, mbak?
Pramusaji Cantik: (membawa nampan dengan gelas berisikan jus warna-warni di atasnya) "Sweet virgin"-nya?
Droo: --;;;;;; OH IYA. Ya, mbak.
Barulah gue menyadari kalau "Sweet virgin" adalah nama minuman yang gue pesan sebelumnya tadi. --; *keluh* KENAPA PULA NAMANYA HARUS SEKONTROVERSIAL INI YA?
Moral Cerita Kali Ini: Berhati-hatilah sebelum memesan minuman/makanan dengan nama yang aneh-aneh. Bisa-bisa anda dikira pria berhidung zebra cross oleh orang sekitar yang mendengar.
09 Juli 2009
The One Where Alien Invades
Warga Kota Bebek dan Kota Tikus, berhati-hatilah. Alien mungkin sudah ada di sekitar anda tanpa disadari.
Ya.
Para Decepticon mungkin sudah ada di sekitar anda sekarang. Menyamar menjadi benda-benda yang tidak anda duga sama sekali.
Berikut adalah salah satu foto rahasia yang membuktikan keberadaan para Decepticon di Kota Tikus.

Walaupun sampai saat ini tidak ada konfirmasi pasti tentang keberadaan mahluk ini di Kota Bebek, para warga diminta untuk tetap siaga, mengingat ditemukan apa yang diduga merupakan korban dari para alien ini di pinggiran Kota Bebek.
Berikut adalah gambar superrahasia yang berhasil didapatkan dari Kepolisian Kota Bebek. PERHATIAN: Gambar berikut mungkin tidak cocok untuk anak-anak. Lihat dengan resiko sendiri.

Para keluarga bebek yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa segera menghubungi pos kepolisian terdekat. Sekian breaking news terbaru dari Bebek TV. Nantikan update berita terbaru dari kami. Saya, Ralph Tampubebek melaporkan.
05 Juli 2009
The One With 4 Sehat, 5 Sempurna
Jadi, bagaimana follow-up diet gue?
Kira-kira seperti inilah cakupan nutrisi gue setiap kali makannya. Tentu saja, sebagai produk pembelajaran dari fakultas kedokteran, gue pun mencoba menerapkan standar makan bernutrisi ala empat sehat lima sempurna dalam diet gue:
1. Nasi, sedikit saja. Kita tentu tidak mau terlalu banyak karbohidrat.
...
Oke, mungkin tidak sesedikit itu juga. Boleh tambah sedikit lagi? Er. Satu centong lagi?
Terlalu sedikit. Boleh tambah sedi--Oke, sip.
2. Lauk pauk, I prefer seafood. Protein tinggi bagus untuk diet, bukan begitu?
Eh, apa?
NUGGET GORENG udang bukan pilihan untuk diet, katamu? Whatever. Sama-sama seafood juga kan? Dasar diskriminatif.
3. Sayur mayur. Gue selalu memastikan selalu terdapat produk sayur-mayur dalam diet gue.
Karena itulah gue selalu menggunakan sambal pedas ABC, asli dari cabai pilihan, dalam setiap piring nasi nugget gue.
4. Buah-buahan. Fresh juice for everyone.
Setiap harinya gue selalu meminum segelas besar jus. Tentu saja mix dari buah-buahan macam pepaya, mangga, dkk. Oke, kali ini apa yang salah?
Apa katamu? Jus punya glycemic index yang tinggi, dan tidak cocok untuk diet?
...
*siul-siul*
5. Disempurnakan dengan produk susu.
I love my mayonaisse. Nugget udang gue terasa makin sempurna dengan mayonaisse ini. Apa yang bisa salah dari segumpal besar mayo di piring coba?
Semuanya sepertinya sudah terasa sempurna dan begitu sehat. Gue bahkan mengikuti saran diet yang gue baca untuk makan lebih sering
...
Oke, tiga kali. Tapi yang ketiga porsinya gue kurangi sedikit.
...
Oke, porsinya sama saja.
...
Hentikan tatapan itu. Ya, gue menambah nuggetnya untuk porsi kedua dan ketiga. --;
Tapi tetap saja *mengalihkan topik*, rasa-rasanya tidak ada signifikansi berarti dari penurunan berat badan gue. Weird, eh? Seseorang pasti melakukan sabotase dalam program diet gue!!! *dibunuh*
Moral dari Cerita Ini: Berharap untuk menurunkan berat badan saat liburan ibaratnya pungguk merindukan bulan. So, catch you later in my next (failing) diet plan, then. T_T
P.S. Gak ada hubungannya, tapi baru saja menemukan iklan ini di Facebook:
Bagi anda kaum lelaki yang ingin punya burung besar dan kuat bercinta pastinya ingin membahagiakan istri anda kami punya solusinya.
...
Yeah.
02 Juli 2009
The One With "WAW WAW WAW"
Oke.
Jadi, setelah gila-gilaan ngebut dari Jakarta jam enam pagi untuk bisa sampai di Nangornia jam delapannya sehingga bisa ikut sidang akhir tahun ini.... SIDANGNYA DIUNDUR JADI BESOK SIANG COBA. Alasannya karena masalah pengembalian buku, birokrasi kampus, dkk.
Respon gue:
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
Ada apa dengan kampus gue sih?
Dan tiba-tiba ruangan teater menjadi panas sekali sekarang.
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
WAW.
P.S. Suryawan, Sapta, Lala, Anne, makasih yah udah mau nganterin ke Nangor hari ini. Rencana kita jalan-jalan jadi terganggu karena ini, gue benar-benar minta maaf.

