Terkadang gue masih gak percaya orang rela memberikan amanah begitu besar ke gue. Seperti sewaktu dijadikan koordinator divisi Media Angkatan 2006 ataupun ketua seksi Media Informasi di Senat. Maksud gue, halo, yang kita bicarakan di sini hanyalah seorang Andrew gituh.
Andrew, yang menurut gue, masih dalam tahap pencarian dirinya. Andrew yang lebih suka tertawa-tawa daripada merenung akan pengembangan diri. Andrew yang sulit dikritik dan yakin untuk mengkritik. Andrew yang kadang sikapnya konyol menguasai alih-alih menjadi seorang berwibawa. Andrew yang menunggu waktu-waktu kritis untuk bangun di pagi hari ataupun mengerjakan PR. Andrew yang cenderung apatis-avoidant tingkat kronis daripada mahluk sosial tingkat tinggi.
Those don’t sound like qualities of great leader, do they?
Untuk seseorang yang memiliki ego tinggi seperti gue, gue bisa menjawab tidak dengan tegas untuk pertanyaan di atas.
Haha.
Jadi… kalau begitu gue ingin jadi leader yang seperti apa? Memangnya, seperti apa sih seorang pemimpin yang baik itu, Droo?
I honestly don’t know.
Yang gue tahu, gue kagum dengan kepemimpinan mereka, teman-teman para pengurus inti lainnya di Senat.
Yang jelas mereka semua adalah role model gue untuk menjadi seorang pemimpin dan pribadi yang lebih baik. Thanks, guys. I promise you, the next time you even remember about this post, I will have been a better leader and even a better person, and those all are because of you today. *winks*
P.P.S. Dan, oh ya, buat yang gak sadar, future perfect tense-nya ada di kalimat terakhir, alinea terakhir di atas. ;-)

