The One With Two Evil Laughs

Yeah, gue tau.

Terakhir kali gue update blog ini sekitar beberapa milenia lalu. Gue tau--gak perlu diingetin lagi.

Jadi, apa saja yang terjadi dalam beberapa milenia terakhir ini? Manusia berevolusi menjadi cucakrawa dan iguana kini berjalan dengan tiga kaki. Selain dua hal tidak penting itu, tentu saja, beberapa hal terjadi dalam hidup gue.

Bagaimana kita memulainya, ya?

Oh, ya. Masih ingat tentang kehebohan-tolol-gak-penting gue waktu World's AIDS Day kemarin? Yeah, the one event where I just couldn't help NOT to lead it and just literally ignored Naufal (who was actually the project manager)?

Well, setelah stress dan diare-tiga-hari-berturut-turut-walau-hampir-tidak-ada-yang-dimakan, acaranya, secara tidak diduga-duga, berjalan dengan cukup baik (!!). Walopun seminar tentang "Remaja, Seks dan Narkoba" is probably like the dullest thing ever you would ever hear, ternyata mereka yang (terjebak) datang ke sana cukup menikmati acara tersebut.

Walaupun, entah mengapa, gue merasa melihat senyuman para ibu-ibu guru yang datang ke sana mendadak lebih lebar saat demonstrasi pemakaian kondom ke botal Coca-cola. Weird, huh?

I meant, it was just a coke, not even a Pepsi.

Dan oh, ya, masih dari link yang sama. Masih ingat tentang pelatihan jurnalistik yang gue ceritakan waktu itu? The one where I had to write an essay for the trainers? Acara itu sebenarnya diselenggarakan oleh Seksi Media Informasi dari Senat Mahasiswa FK Unpad, kampus gue.

Dan entah bagaimana, Andri Pramana, ketua Senat gue untuk periode 2009 ini, memasang gue menjadi ketua seksi tersebut (!). Weird, huh? Padahal gue gak punya pengalaman apa-apa dalam dunia media-mediaan ini *amnesia mendadak*.

Gue hampir bisa melihat kiamat mendekat ketika Med-Info (singkatan Media Informasi tadi) berada di bawah pimpinan gue. Uh, oh, sebagai awalan, Naufal, yang tadinya juga bergabung di Med-Info, secara misterius mengundurkan diri dari sana.

Misterius bukan? We were great partners back then. I yelled at him and the job was done. Tapi sudahlah, hidup berjalan terus.

Lagipula, setelah melalui rapat proker yang berbelit-belit, penyusunan anggaran, rapat koordinasi ketua seksi, kaderisasi dan juga staffing bersama ketua seksi lainnya (baca: memperebutkan Dewiz dengan Caca, ketua seksi Hublu), akhirnya gue mendapatkan 11 anggota yang (terjebak) bergabung di Med-Info periode 2009 ini. Yay! Hip-hip hura! *sambil melempar confetti*

Mudah-mudahan saja mereka tidak menyadari betapa SALAH-nya pilihan mereka untuk bergabung di sini. Huauahuahuaua. *evil laugh* Dan, mudah-mudahan saja, para ketua seksi Med-Info sebelumnya tidak ada yang menyadari betapa hancurnya seksi ini sepeninggalan mereka sekarang. Huahuahuahauuah. *evil laugh part two*

Uh, kram rahang bawah.

Uw, uw. Gotta go. Batere laptop gue udah hampir sekarat setelah dua jem gratisan hotspot di Tisera. Hidup Limewire dan kebebasan mengunduh lagu secara ilegal di dunia maya. Lanjut lagi nanti. See ya, guys.

3 orang prihatin:

abang Thareq mengatakan...

"Evil laugh" menunjukkan kemungkinan bahwa lo senang dengan tugas baru ini!
Cool!
Kalau nggak, mungkin lo bakal milih "evil cry".

Ada jurnalistic training n tour di proker nggak?
Kalau ada gw mau ikut.

shakiena mengatakan...

wuah kang andrew jahat..
ternyata saya dijebak!!
wawawawawawa...

Desperate Houseboy mengatakan...

Thareq
Ahahaha, kadang antara tawa dan tangis sulit dibedakan. Shroooks..

Oh ya, trainingnya ada.. Tapi pasti anda sudah lebih mahir. Ehehehe..

Shakie
Hahaha